Serba Jadoel di Sumber Hidangan

Hai semua,

Pasti bingung deh "Sumber Hidangan" itu apa?

Kalau warga Bandung sih mungkin tau tapi mungkin banyak juga orang Bandung yang gak tau tentang tempat otentik ini.

Makin penasaran?


Pokoknya tempat ini benar-benar unik dan otentik. Sudah terpikirkan tempat apa yang dimaksud ini?

Oke deh dikasih tau aja ya....

Ini adalah toko roti jadul. Kok jadul? Karena memang toko roti ini menjual berbagai jenis roti dan kue yang jenis jenisnya itu jadul dan sederhana. Bentuk dan rasanya juga benar-benar jadul, kayaknya aku pernah rasain roti kayak gitu waktu kecil sekitar tahun 90an. Liat deh foto-fotonya kalau gak percaya... ehehee

Pemandangan waktu datang pertama 

Aku terpesona saat masuk ke toko roti itu. Beneran suasananya juga jadul, apalagi yang jual itu aki-aki sama nini nini lho. Kasir dan penjaga etalase kuenya udah tua. Aku terharu sih (lebay) saat tanya2 roti yang dipajang di etalase. Penjaga etalasenya tuh nini alias ibu ibu tua yang rambutnya putih semua. Kasirnya tuh aki alias bapak tua gitu yang rambutnya juga putih semua. Jadi keingetan sama mbah putri dan mba kakung yang udah meninggal.

Apalagi yang membuat suasana jadul makin terasa? Tentu aja tempat atau ruangan kedai ini. Etalase, tempat menaruh roti (baki), toples, cangkir, piring, semuanya jadul deh. Ada rasa yang susah diungkapkan dengan kata-kata saat berada di sana. Pokoknya mah asyik dan senang deh. Jadulisme is real!

Sekarang kita bahas tentang roti dan minuman yang disediakan di kedai sumber hidangan yuk.





Untuk minuman tuh ada kopi hitam, teh manis, dan minuman sederhana lainnya. Tapi ada kayak es krim gitu yang rasanya otentik juga. Waktu itu aku pesan kopi hitam manis panas dan roti rasa krim kacang dan stroberi. Rotinya empuk banget trus saat dikunyah... jeng jeng jeng... enaaaak bangeet... Benar-benar rasanya itu roti jaman dulu banget. Ga kayak sekarang yang lembutnya karena pake pelembut buatan untuk adonan gitu.

Sekarang bahas tentang kopi hitamnya. Harganya secangkir kecil yang ukurannya tidak terlalu kecil itu Rp 6.000 saja. Aku sempat kaget harga kopi murah banget. Kopinya itu sama kayak kopi yang dulu mbahku suka buat. Dari kecil aku suka icip kopi jadinya sekarang aku suka kopi makanya aku tau gimana rasanya. Aku beneran keingetan mbah kakung saat nyeruput kopi itu. Rasanya otentik banget, gak kayak rasa kopi hitam sekarang yang suka aku buat di rumah.

Es krim spesial sumber hidangan ini juga ciamik lho gaes. Toppingnya jadul pisan juga dan rasanya gak kayak es krim zaman now. Es krim zaman old dengan bahan minimalis dan gak ada campuran spesial kayak sekarang, laziz dan benar-benar otentik. Dari segi harga cukup murah tentunya dibandingkan kayak kafe-kafe zaman now terutama minumannya. Harga berkisar Rp 5.000 hingga Rp 18.000 saja. Nah kalo roti-roti dan kue standar yang cenderung mahal. Wajar lah ya, roti unik nan jadul ini emang kudu dihargai mahal. Kisarannya Rp 15.000 hingga Rp 25.000 tapi tetep gak mahal kan?





Buat yang mau cobain dan penasaran dengan tempat ini karena mau nostalgia masa lalu, sebaiknya datang aja ke tempat ini. Sumber hidangan terletak di Jl Braga yang dekat dengan lokasi lukisan-lukisan kece di sepanjang jalan. Gampang kok dicarinya tempat ini, jadi kalau kalian main ke Braga pas lagi di Bandung, jangan sampe lupa mampir ke rumah nenek eh sumber hidangan maksudnya. Tempat ini beneran kayak mampir ke rumah nenek gitu.

FYI, aku senang banget akhirnya kesampean eksplor Braga karena Dilan Tour Based On Movie yang aku ikuti pada hari sebelumnya. Aku juga tau tempat ini karena panitia acara Dilan itu ceritain tentang Sumber Hidangan.


Sudah ya, aku bingung mau nulis apa lagi.... hahaha


Kalau mau menemukan hidangan serba jadoel di Sumber Hidangan, datang saja ke Braga.


Selamat Menikmati ^___*

Komentar

Postingan Populer