5 Hal Penting tentang Investasi


Assalamualaikum. Wr. Wb

Akhir-akhir ini sering liat di sosmed dan baca artikel-artikel di blog-blog orang lagi bahas tentang cara mengelola keuangan negara. Saat ini aku sudah menjadi istri dan insyAllah akan menjadi ibu jadi aku harus bisa menjadi menteri keuangan dalam keluarga. Peran ganda sebagai ibu negara dan menteri keuangan ini sangat vital sehingga aku harus banyak belajar agar tidak terlena dengan kebiasaan-kebiasaan buruk saat masih single.

Kali ini aku mau membahas tentang investasi. Hanya mau berbagi informasi agar banyak orang lain yang tahu. Bukan berarti aku orang yang paling pintar atau serba tau ya. Para pembaca juga boleh kasih masukan di komentar supaya kita bisa berbagi pengalaman ya jadi bisa sama-sama belajar. Pengetahuan harus dibagikan agar lebih bermanfaat untuk orang lain kan? Yuk mulai aja sebenarnya 5 hal penting apa saja sih yang harus diketahui tentang investasi?

https://www.sekolahan.co.id/pengertian-tujuan-manfaat-bentuk-jenis-dan-proses-investasi-menurut-para-ahli/


Check 'em out ladies and gentlemen :D

1.  Tujuan Investasi


http://rudiyanto.blog.kontan.co.id/2012/05/07/seni-menyusun-tujuan-investasi-dengan-prinsip-smart/comment-page-1/

Hidup harus punya tujuan. Semua kegiatan atau perbuatan yang kita lakukan harus memiliki tujuan sehingga kita bisa lebih fokus dan terarah. Sudah tahukah tujuan investasi? Kalau sudah tahu yuk segera dibuat tujuannya. Kalau belum tahu maka saya beri tahu secara garis besar tentang investasi. Tujuan secara umum adalah memiliki dana cadangan untuk membiayai berbagai keperluan penting pada masa depan seperti biaya pendidikan anak. Namun, setiap orang atau keluarga pasti memiliki tujuan yang berbeda-beda. Yuk coba tanyakan ke diri sendiri dan pasangan tentang tujuan investasi. 



Tujuan investasi harus dihubungkan dengan profil risiko dan keuntungan yang akan didapat dari investasi. Pastikan kegiatan investasi tidak memberatkan kehidupan kita sehari-hari. Ingatlah, uang yang diinvestasikan bukanlah uang untuk memenuhi kebutuhan utama setiap hari. Pastikan juga risiko yang dimiliki dari investasi sehingga bisa memperkirakan hal yang akan terjadi.

2. Lokasi Investasi


https://blog.indogold.com/set-your-investment-goals/

Pelajari terlebih dahulu tentang instrumen atau lokasi investasi. Cari informasi melalui internet dan tanyakan ke agen investasi tentang produk investasi yang ditawarkan. Semua instrumen investasi memiliki jangka waktu dan objektivitas sehingga investment horizon harus diketahui dengan baik dan benar. Horizon berperan penting dalam penentuan risiko dan keuntungan yang akan diterima pada masa depan. Contohnya, ingin punya rumah sendiri sehingga tidak harus menyewa terus berarti Anda harus memilih investasi yang waktunya sekitar 10 tahun agar tersedia uang untuk membeli rumah. 

3. Diversifikasi Investasi

https://www.bareksa.com/id/text/2015/05/27/3-cara-minimalisasi-risiko-investasi-reksa-dana/10609/reksa%20dana



Segala kegiatan atau perbuatan yang baik harus direncanakan termasuk kegiatan investasi karena berhubungan dengan kondisi masa depan. Segera buat rencana investasi yang tepat dan sesuai sehingga saat panen hasil investasi menjadi lebih bermanfaat. Lakukan juga diversifikasi dalam investasi karena penempatan dana pada beberapa lokasi bisa menutupi risiko yang mungkin terjadi pada satu atau dua lokasi investasi.


      4.  Bersabar Saat Berinvestasi

https://www.shutterstock.com/image-photo/invest-your-money-get-income-mixed

       Semua kegiatan investasi butuh waktu untuk tumbuh dan berkembang seperti seorang anak manusia. Bersabarlah karena investasi tidak langsung menghasilkan keuntungan dalam waktu cepat. Anggap saja seperti buang gas, kita biarkan saja dana investasi berkembang tanpa harus mengharapkan dana kembali secepatnya. Sesungguhnya, waktu investasi yang lama akan memberikan keuntungan yang semakin besar. 

5.  Mulai Investasi dengan Nominal Kecil

https://pixabay.com/id/photos/uang-keuntungan-keuangan-bisnis-2696219/

Sebagai pemula (sama seperti saya) dalam dunia investasi maka mulai berinvestasi dengan
nominal kecil saja agar risiko yang didapat juga kecil. Cari pengalaman terlebih dahulu sekalian 
mempelajari risiko-risiko pada berbagai instrumen investasi. Setelah cukup berpengalaman 
dan memahami investasi dengan benar, barulah kita bisa berpindah ke instrumen investasi
yang lebih besar dari segi nominal dan risiko. Misalnya, mulai dengan investasi reksadana 
dengan risiko kecil, baru pindah ke obligasi dengan risiko menengah, dan mulai investasi 
saham dengan risiko besar. Selain itu, jangan utamakan emosi dalam pengambilan keputusan. 
Ingatlah tentang keharusan untuk bersabar dan fokus dalam berinvestasi.


Itulah 5 hal penting tentang investasi yang bisa saya bagikan. Yuk komen dan berikan opini 
tentang investasi mungkin saya bisa ikut belajar dari pengalaman teman-teman. Semoga 
bermanfaat ya karena saya juga masih dalam tahap belajar.  Selamat berinvestasi! 




Komentar

  1. menentukan tujuan investasi wajib dilakukan karena berhubungan sama jenis investasi dan profil resikonya.

    jangan lupa pula tentang disverifikasi seperti yg mbak jelaskan, ini krusial berguna untuk meminimalisir kerugian.

    terakhir setuju banget mbak, mulailah darj nomnial kecil untuk pembelajaran.

    saya bersykuru udah investasi sejak 2014, kalau sektor non real, udah investasi di emas, reksadana, saham, deposito dan p2p lending syariah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wow keren banget.. Mas Sabda nih emang juara ya di bidang keuangan. Aku juga udah baca beberapa artikel blog Mas Sabda. Jadi banyak belajar hehe.. Keren banget udah invest dari 2014, kalo aku baru 2 tahun nih tapi ga ada kata terlambat untuk sesuatu yang baik :D

      Hapus
  2. Setuju dengan menentukan tujuan investasi dulu. Investasi untuk biaya pendidikan anak tentu akan berbeda jangka waktu dan pos penempatannya dengan investasi untuk dana pensiun ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bener banget mba.. jangka waktu itu penting karena kalo sewaktu2 dibutuhkan seperti dana pendidikan anak trus uangnya ga bisa diambil kan jadi kayaknya percuma investasi tapi ga bisa dipakai untuk urusan yang penting nantinya..

      Hapus
  3. Betul, dimulai Dari nominal yang kecil no problem yaa mba. Soal investasi aku pun masih belajar, Masih rajin ikut kulwap hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup.. namanya juga masih belajar hehe.. kalo langsung invest yang besar takutnya malah kita merasa terbebani mba..

      Hapus
  4. Investasi memang membutuhkan waktu, nggak bisa tiba tiba langsung wow.. Kecuali memang rezekinya ya. Tapi yang penting adalah sabar dan tekun

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes mba.. ga semudah ngebalik telapak tangan hahay.. tujuan dan instrumennya harus tepat..

      Hapus
  5. Alhamdulilllah, sekarang ini banyak banget yang bahas tentang investasi. Semoga literasi masyarakat tentang investasi dan keuangan semakin meningkat. Aku setuju banget mbak kalau investasi ini soal sabar. Ibaratnya saat uang ada di genggaman, pengennya sih belanja atau memuaskan keinginan. Hehehe. Tapi harus inget jangka panjang yaaa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya karena gak ada yang tau apa yang akan terjadi nanti.. invest itu kan emang untuk antisipasi keperluan yang akan datang.. Semangat ;D

      Hapus
  6. Iya,. Ternyata menyisihkan sebagian kecil penghasilan untuk investasi itu sangat penting ya? Walaupun baru sadarnya sekarang, tidak ada kata terlambat untuk memulai

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bener mba.. aku juga dulu sempet jadi orang boros tapi sekarang tobat hehe.. uang kecil aja kadang aku celengin.. seneng sendiri pas buka celengan haha lumayan untuk beli sesuatu yang harganya lumayan mahal..

      Hapus
  7. Betul bgt, investasi itu butuh waktu. Nggak ada yang instan langsung jadi kaya raya mendadak. Dan sebaiknya memang memulai investasi dari nominal kecil, kalau sudah terlihat progress nya baru kita bisa tingkatkan nominalnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mba.. malah serem ya kalo tiba2 dapat uang banyak banget kayak hujan duit gitu haha.. mulai sedikit biar lama2 jadi bukit ;D

      Hapus
  8. Soal beli vs sewa itu yang sering nimbangnya jadi lamaa... iya sih, hak milik itu rasanya lebih mantap, tapi terkadang kemungkinan berpindah-pindah penugasan bikin galau mau beli rumah di tempat penugasan saat ini atau tidak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hohoo iya mba.. soal beli rumah emang harus lama pertimbangannya.. Hal paling penting adalah diomongin bareng suami yang lebih logis :D

      Hapus
  9. Setuju banget dengan kelima hal penting tentang investasi tersebut mbak. Penting banget menentukan tujuan saat kita hendak berinvestasi. Ngomongin soal investasi, aku baru bener-bener paham investasi emas dan deposito, kalo reksadana dan saham bingung banget aku, ada saran bacaan yang mudah dimengerti tentang investasi saham dan reksadana mbak? Makasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Awalnya aku baca blog https://blogsabda.com/ trus jadi sering googling aja tentang investasi. Sekarang udah mulai belajar beli2 reksadana sama saham melalui BukaLapak hehe

      Hapus
  10. Sempet kepikiran investasi nih mbak tapi masih belum terealisasi sampe sekarang.
    Katanya investasi yg cocok buat pemula itu reksa dana ya? Bener gak sih mbak? Masih buta banget nih, duh

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bener. Awal2 tuh bagusnya reksadana karena nominal Rp 100ribu aja udah bisa trus risiko paling rendah. Jadi gak bakal sampe abis itu uang Rp 100ribu. Aku pernah coba main saham eh rugi dong sekitar 1 juta. Ya udah ikhlasin aja deh buat pelajaran hehe

      Hapus
  11. Investasi sekarang emang udah mulai banyak dipikirkan oleh org2 ya mbak, apalagi udah banyak platform yang menyediakan kemudahan berinvestasi. Setuju banget kalau inves kudu sabar, sesuai juga dengan keputusan memilih investasi seperti apa dan kudu tau juga risiko yg dihadapi :D TFS

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya harus banyak belajar biar ga salah langkah :D

      Hapus
  12. Kalau bole tau ni, mbaknya investasi apa nih sekarang? Aku juga lagi cari-cari investasi yang cocok nih, huhuhu padahal udah umur 30 lebih (lebih baik telat memulai yekan daripada gak sama sekali?)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo aku masih main reksadana aja yang paling aman karena main saham masih takut karena gak terlalu amatin perkembangannya. Pernah rugi juga karena saham jadinya sekarang lebih hati2 deh :D

      Hapus
  13. Tujuan investas tu penting ya. Biar tau nanti untuk apa dan ngaruh juga ke masa investasinya. Mau long term apa short term. Makasih infonya mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup bener banget mba.. jadi tujuan bisa tercapai dengan baik :D

      Hapus
  14. Setuju banget poin tujuan investasi jangan sampe memberatkan kehidupan sehari0hari jadi sedari awal sudah merumuskan juga ya mba jangan sampe macet tengah jalan

    BalasHapus
    Balasan
    1. yes mba.. invest itu harus pake perhitungan yang tepat jangan asal2an karena nanti malah rugi hehe

      Hapus
  15. makasih sahringnya, bermanfaat

    BalasHapus
  16. Investasi memang harus dipersiapkan jauh-jauh hari ya supaya memberi manfaat yang banyak

    BalasHapus

Posting Komentar